Wikipedia

Hasil penelusuran

Selasa, 02 April 2013 0 komentar

Novel Sengsara Membawa Nikmat karya Tulis St. Sati 1928


Novel Sengsara Membawa Nikmat karya Tulis St. Sati ini berkisar tentang perjuangan seorang pemuda dalam menghadapi segala cobaan hingga menuju sebuah kenikmatan hidup. Pemuda tersebut bernama Midun, seorang yang gagah berani, tampan, berbudi pekerti luhur, taat beribadah, dan sopan tingkah lakunya.
            Cerita bermula dari Midun yang dimusuhi Kacak, seorang kemenakan tuanku Laras. Kacak yang syirik dan benci kepada Midun, selalu mencari cara untuk mengusik Midun. Hingga akhirnya, karena suatu perkelahiaan yang dikepalai oleh kacak, Midun dipenjara di Padang. Dari sanalah nanti Midun berjumpa dengan tambatan hatinya yaitu Halimah. Demi menolong Halimah kabur dari cengkraman ayah tirinya, Midun membawa halimah lari ke tanah Jawa. Disana, Midun bergelut dengan nasib dan mencari pekerjaan. Perjalanan Midun di tanah Jawa, tidak pernah lepas dengan cobaan hidup yang tak usai.
Awalnya kesialan menimpa Midun, namun berkat kesabaran dan kebaikannya, Midun berhasil memperoleh pekerjaan yang besar dan menikah dengan Halimah. Akhir cerita, Midun pulang ke Minangkabau bersama anak dan istrinya. Midun kembali berkumpul bersama orang tua dan saudara-saudaranya di kampung. Midun hidup bahagia bersama keluarganya.

Klik download untuk mendownload novelnya ... dan selamat membaca ... 

Novel Sengsara Membawa Nikmat 

0 komentar

Novel Siti Nurbaya karya Marah Rusli 1922

PengarangMarah Rusli
Judul asliSitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia
GenreNovel
PenerbitBalai Pustaka
Tanggal terbit1922
Tipe mediaCetak (kulit keras & lunak)
Halaman291 

Sinopsis Novel Siti Nurbaya

Sutan Mahmud Syah termasuk salah seorang bangsawan yang cukup terkenal di Padang. Penghulu yang sangat disegani dan dihormati penduduk disekitarnya itu, mempunyai putra bernama Samsulbahri, anak tunggal yang berbudi dan berprilaku baik. Bersebelahan dengan rumah Sutan Mahmud Syah, tinggal seorang Saudagar kaya bernama Baginda Sulaiman. Putrinya, Sitti Nurbaya, juga merupakan anak tunggal keluarga kaya-raya itu.

Sebagaimana umumnya kehidupan bertetangga, hubungan antara keluarga Sutan Mahmud Syah dan keluarga Baginda Sulaiman, berjalan dengan baik. Begitu pula hubungan Samsulbahri dan Sitti Nurbaya. Sejak anak-anak sampai usia mereka menginjak remaja, persahabatan mereka makin erat. Apalagi, keduanya belajar di sekolah yang sama. Hubungan kedua remaja itu berkembang menjadi hubungan cinta. Perasaan tersebut baru mereka sadari ketika Samsulbahri akan berangkat ke Jakarta untuk melanjutkan sekolahnya.

Sementara itu, Datuk Meringgih, salah seorang saudagar kaya di Padang, berusaha untuk menjatuhkan kedudukan Baginda Sulaiman. Ia menganggap Baginda Sulaiman sebagai saingannya yang harus disingkirkan, di samping rasa iri hatinya melihat harta kekayaan ayah Sitti Nurbaya itu. “Aku sesungguhnya tidak senang melihat perniagan Baginda Sulaiman, makin hari makin bertambah maju, sehingga berani ia bersaing dengan aku. Oleh sebab itu, hendaklah ia dijatuhkan,” demikian Datuk Meringgih berkata (hlm. 92). Ia kemudian menyuruh anak buahnya untuk membakar dan menghancurkan bangunan, took-toko, dan semua harta kekayaan Baginda Sulaiman.

Akal busuk Datuk Meringgih berhasil. Baginda Sulaiman kini jatuh miskin. Namun, sejauh itu, ia belum menyadari bahwa sesungguhnya, kejatuhannya akibat perbuatan licik Datuk Meringgih. Oleh karena itu, tanpa prasangka apa-apa, ia meminjam uang kepada orang yang sebenarnya akan mencelakakan Baginda Sulaiman.

Bagi Datuk Meringgih kedatangan Baginda Sulaiman itu ibarat “Pucuk dicinta ulam tiba”, karena memang hal itulah yang diharapkannya. Rentenir kikir yang tamak dan licik itu, kemudian meminjamkan uang kepada Baginda Sulaiman dengan syarat harus dapat dilunasi dalam waktu tiga bulan. Pada saat yang telah ditetapkan, Datuk Meringgih pun dating menagih janji.

Malang bagi Baginda Sulaiman. Ia tak dapat melunasi utangnya. Tentu saja Datuk Meringgih tidak mau rugi. Tanpa belas kasihan, ia akan mengancam akan memenjarakan Baginda Sulaiman jika utangnya tidak segera dilunasi, kecuali apabila Sitti Nurbaya diserahkan untuk dijadikan istri mudanya.

Baginda Sulaiman tentu saja tidak mau putrid tunggalnya menjadi korban lelaki hidung belang itu walaupun sbenarnya ia tak dapat berbuat apa-apa. Maka, ketika ia sadar bahwa dirinya tak sanggup untuk membayar utangnya, ia pasrah saja digiring polisi dan siap menjalsni hukuman. Pada saat itulah, Sitti Nurbaya keluar dari kamarnya dan menyatakan bersedia menjadi istri Datuk Meringgih asalkan ayahnya tidak dipenjarakan. Suatu putusan yang kelak akan menceburkan Sitti Nurbaya pada penderitaan yang berkepanjangan.



Selengkapnya silahkan download Novelnya di sini :

Novel Siti Nurbaya Kasih Tak Sampai karya Marah Rusli 1922  (download)
Minggu, 31 Maret 2013 0 komentar

Abunawas Sang Penggeli Hati


Nama Abu Nawas begitu populernya sehingga cerita-cerita yang mengandung
humor banyak yang dinisbatkan berasal dari Abu Nawas.
Tokoh semacam Abu Nawas yang mampu mengatasi berbagai persoalan rumit
dengan style humor atau bahkan humor politis temyata juga tidak hanya ada di
negeri Baghdad. Kita mengenal Syekh Juha yang hampir sama piawainya dengan
Abu Nawas juga Nasaruddin Hoja sang sufi yang lucu namun cerdas. Kita juga
mengenal Kabayari di Jawa Barat yang konyol namun temyata juga cerdas.
Abu Nawas! Setelah mati pun masih bisa membuat orang tertawa. Di depan
makamnya ada pintu gerbang yang terkunci dengan gembok besar sekali.
Namun di kanan kiri pintu gerbang itu pagarnya bolong sehingga orang bisa
leluasa masuk untuk berziarah ke makamnya. Apa maksudnya dia berbuat
demikian. Mungkin itu adalah simbol watak Abu Nawas yang sepertinya tertutup                                 namun sebenarnya terbuka, ada sesuatu yang misteri pada diri Abu Nawas, ia
sepertinya bukan orang biasa, bahkan ada yang meyakini bahwa dari
kesederhanaannya ia adalah seorang guru sufi namun ia tetap dekat dengan
rakyat jelata bahkan konsis membela mereka yang lemah dan tertindas.
Begitu banyak cerita lain yang diadopsi menjadi Kisah Abu Nawas sehingga
kadang-kadang cerita tersebut nggak masuk akal bahkan terlalu menyakitkan
orang timur, saya curiga jangan-jangan cerita-cerita Abu Nawas yang sangat
aneh itu sengaja diciptakan oleh kaum orientalis untuk menjelek-jelekkan
masyarakat Islam. Karena itu membaca cerita Abu Nawas kita harus kritis dan
waspada.

KISAH 1001 MALAM

ABUNAWAS SANG PENGGELI HATI (download)
0 komentar

Nyai Ratu Kidul Hanya Rekayasa Politik ??


Nyai Ratu Kidul sebagai kepercayaan mistik Jawa, sosok penguasa lelembut yang selama ini dipuja. Tentu saja dari berbagai sudut pandang hal itu perlu dijernihkan duduk perkaranya. Buku ini sengaja dimaksudkan sebagai bacaan pembuka pikiran, maka agar mudah dicerna dan dipahami, tidak ditulis dalam uraian yang teoritik dan panjang lebar.

Nyai Ratu Kidul adalah kepercayaan yang masih sangat melekat pada pikiran masyarakat Jawa pada umumnya. Banyak muncul kisah-kisah dalam masyarakat pesisir Laut Selatan Jawa yang dihubung-hubungkan dengan kekuasaan penguasa Laut Selatan itu. Bagaimanakah kisah Nyai Ratu Kidul? Apakah Nyai Ratu Kidul benar-benar ada?

Ebook yang disusun oleh Subagyo ini  mungkin mampu menjawab keragu-raguan tentang keberadaan Nyai Ratu Kidul.. Tapi semua pendapat terserah analisis anda sendiri.
Apakah anda masih percaya dengan mitos itu atau tidak, silahkan di angan - angan sendiri, tapi jangan sampai bengong ya ... he .. he .. kalau sampai bengong bisa jadi dibelakangmu ada Nyai Ratu Kidul ...

ok ! guy's langsung aja di download ebooknya ... dan semoga bermanfaat & nambah Ilmunya ... trim's

Benarkah ??  Nyai Ratu Kidul Hanya Rekayasa Politik


Selasa, 26 Maret 2013 0 komentar

Peran Semar di Pagelaran Wayang Kulit Purwa


Semar dalam pertunjukan wayang kulit purwa gaya Surakarta versi lakon Mahabarata
mempunyai makna yang penting. Semar berperan sebagai abdi/pamomong para ksatria yang
akan menumbuhkan biji keutamaan yang menjaga keharmonisan, keselarasan, dan
keseimbangan perjalanan hubungan antara manusia, alam semesta para dewa. Semar dalam
kebiasaan biasa dapat berlaku tokoh yang kemunculannya disertai oleh peristiwa gara-gara
yaitu keadaan yang serba kacau dan bingung serta keadaan alam yang terguncang oleh
karena ulah sebagian tokoh dunia yang ingin merusak suasana alam.
Dengan kehadiran Semar, lakon kembali normal dan menuju akhir yang baik. Dalam
pewayangan, jika tokoh Semar menjadi pemegang peran karakter, maka Semar memiliki
peran utama, tanpa Semar keadaan menjadi tidak tenteram dan menjadi malapetaka. Semar
serba misterius, tidak pernah memiliki kepentingan pribadi. Semar sebagai ksatria yang setia
keutamaan, kebahagiaan, kejujuran dan penuh pengorbanan. Jika Semar marah, maka
kekuasaannya melebihi semua tokoh termasuk Guru Dewa kalah dengan Semar. Kemarahan
Semar dengan tujuan agar peristiwa dunia menjadi normal kembali. Tokoh Semar hidup
sepanjang masa dalam lakon sehingga merupakan tokoh yang banyak berpengaruh pada
penonton.

Buat agan-agan yang masih suka cerita wayang ... silahkan disedot ... ebooknya ...

SEMAR (download)

SEMAR & PUNAKAWAN (download) 

Terimakasih atas kunjungannya ... semoga ebooknya bermanfaat ....
Minggu, 24 Maret 2013 0 komentar

Banjaran cerita Pandawa

Berkisah tentang lika-liku kehidupan Pandawa Lima (Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa) Mulai dari kelahiran sampai Pandawa Muksa. Ebook ini diringkas dari beberapa Kakawin (kisah) seperti Kakawin Phartayajna, Kakawin Arjuna Wiwaha, Kakawin Subhadrawiwaha, dan Kakawin Bharatayuda. Cerita yang bersumber pada kitab Mahabarata (Mahabharata) menampilkan tokoh
Pandhawa dan nenek moyangnya, serta keturunannya. Cerita itu dikembangkan dengan
mengangkat tokoh Pandhawa (Yudhisthira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa) dan
putra-putranya. Kebanyakan cerita itu masih berpangkal pada sumber asli dan cerita
baru direka menurut tujuan penciptaan masing-masing cerita.. Tokoh Pandhawa dilibatkan dalam cerita yang mirip dengan cerita tokoh manusia,
meliputi cerita kelahiran, perkawinan, kematian dan peristiwa penting yang terjadi
dalam masyarakat. Masing-masing tokoh disebut dengan berbagai nama ...

Okey ! guy's, langsung aja didownload ebooknya

Banjaran Cerita Pandawa (download)

0 komentar

Kisah Arjuna Sasrabahu


Terlahir dengan nama Arjunawijaya, putra tunggal Prabu Kartawijaya ini, setelah
menggantikan kedudukan ayahnya sebagai raja negara Maespati dikenal dengan Prabu
Harjunasasrabahu. Gelar ini diberikan karena ketika ia bertiwikrama, wujudnya berubah
menjadi brahala sewu – raksasa sebesar bukit, berkepala, seratus, bertangan seribu yang
keseluruh tangannya memegang berbagai macam senjata sakti.
Tiwikrama menjadi brahala-sewu dilakukan oleh Prabu Arjuna Wijaya tatkala berperang
melawan Bambang Sumantri, duta kepercayaannya dalam meminang putri Magada.
Dewi Citrawati. Bambang Sumantri yang dengan kesaktiannya telah berhasil
mengalahkan lebih dan seribu raja dari berbagai negara yang ingin memperebutkan
Dewi Citrawati, hanya bersedia menyerahkan Dewi Citrawati apabila Prabu Arjuna
Wijaya berhasil mengalahkan dirinya. Ini sesuai dengan tekad Bambang Sumantri sejak
meninggalkan pertapaan Ardisekar, di mana ia hanya akan mengabdi pada raja yang
akan mengalahkan kesaktiannya.
Arjuna Wijaya adalah satria titisan Bhatara Wisnu. merupakan raja besar yang disembah
oleh sesama raja. Ia sakti mandraguna dan pilih tanding. Meskipun demikian, ia
termasuk raja yang cinta damai, selalu berusaha menyelesaikan setiap persengketaan
dengan musyawarah. Karena itulah wibawanya memancar keseluruh negeri dan negaranegara
taklukannya.

Mau tahu kisah selanjutnya ... ? Silahkan download ebooknya gratis kok ...


 Kisah Arjuna Sasrabahu
Semoga bisa menjadikan Hikmah dan Kebaikan
 
;